'Membatik' Desa Tegalrejo di Kecamatan Gedangsari Bersama Astra


Kecamatan Gedangsari merpakan salah satu kecamatan di Kabupaten Gunungkidul yang berbatasan langsung dengan Kabupaten Klaten. Saya lumayan sering melewati tempat ini karena lokasi rumah saya yang berada di Kecamatan Patuk hanya berada beberapa kilometer saja dari Kec. Gedangsari. Sepanjang jalan alternatif dari Gunungkidul menuju Klaten, alam Gedangsari menawarkan pemandangan hijau nan damai. Di kecamatan ini terdapat desa yang kaya akan potensi dan berada di perbatasan dekat dengan Bayat, Klaten. Desa Tegalrejo namanya. Desa ini merupakan salah satu dari 7 Desa yang ada di Kecamatan Gedangsari.

Pemandangan hijau Gedangsari yang saya lihat sepanjang perjalanan menuju Desa Batik Tegalrejo

Kecamatan Gedangsari yang berbatasan langsung dengan Kab. Klaten

Kampung Berseri Astra, Kontribusi Sosial Berkelanjutan dari Astra Menuju Desa yang Mandiri

Kampung Berseri Astra (KBA) merupakan kontribusi sosial berkelanjutan yang dilaksanakan di beberapa kota di Indonesia. Program KBA ini mempunyai 4 pilar terintergrasi, yaitu Pendidikan, Lingkungan, Kesehatan, dan Kewirausahaan. Kecamatan Gedangsari kini sudah meningkatkan value-nya dengan menerapkan kemajuan keempat pilar tersebut dalam program KBA-nya.

Pada hari Minggu, 1 Maret 2020 saya menyempatkan bertemu dengan Mba Suryanti di Batik 'Rokechi' yang berada di Dusun Tanjung 04/09, Tegalrejo, Gedangsari. Disana saya bertemu Mbak Suryanti dan Ibunya yang sedang membatik di rumah. Saya berbincang cukup lama. Dari topik batik, KBA, sampai dinamika masyarakat desa.

Mbak Suryanti bersama batik buatannya di Batik 'Rokechi'

Mbak Suryanti sang pengrajin batik yang juga narasumber saya menuturkan bahwa KBA Gedangsari saat ini telah mengimplementasikan 4 pilar Kampung Berseri Astra. Dalam hal pendidikan, Astra memiliki YPA (Yayasan Pendidikan Astra) yang juga berkontribusi terhadap beberapa sekolah di desa tersebut. Selain pendidikan, program KBA juga berkontribusi di lingkungan antara lain observasi, budidaya komoditas desa (srikaya, pisang, dan durian), dan juga menjaga stabilitas kesehatan lingkungan. Di pilar kesehatan, telah dilaksanakan sosialisasi dan pemeriksaan kesehatan gratis untuk balita dan lansia. Yang terakhir, di pilar kewirausahaan, KBA Gedangsari mengambil fokus pada batik dan kuliner khas daerah tersebut.

Dilansir dari website KBA di SATU Indonesia, KBA memiliki tujuan agar masyarakat dan perusahaan berkolaborasi untuk bersama mewujudkan wilayah yang bersih, sehat, cerdas, dan produktif sehingga dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat di wilayah Kampung Berseri Astra. Narasumber menuturkan bahwa KBA adalah bentuk CSR Astra yang nantinya diharapkan desa ini dapat menjadi desa yang mandiri sesuai visi yang dibuat dan juga dapat meningkatkan nilai tambahnya melalui pengembangan potensi didalamnya.

Gedhang Menjadi Sumber Inspirasi Batik dan Kuliner Desa Tegalrejo

Dalam bahasa jawa gedhang berarti pisang. Nama daerah ini sesuai dengan komoditas yang ada di wilayah Gedangsari. Uniknya, bukan hanya buahnya yang diolah. Namun juga bunga, batang, dan bagian bawah akarnya atau biasa disebut bonggol

"Disini bonggol pisang juga bisa diolah, Mbak. Bisa dibuat nugget, rolade, bahkan rendang. Itu nuggetnya juga enak lo, Mbak!", kata Mbak Suryanti bersemangat kepada saya. Saya berbincang sembari disuguhi keripik pisang dan peyek daun kelor hasil olahan masyarakat. Saya yang baru saja mendengar bahwa bonggol pisang dapat diolah menjadi rendang pun jadi takjub betapa masyarakat desa sekarang seinovatif itu.

Keripik pisang menjadi salah satu olahan pisang di Gedangsari
Selain diolah, gedhang juga menjadi sumber inspirasi untuk menciptakan batik signature di KBA Gedangsari. Kemarin saat saya datang ke showcase 'Rokechi' Batik, Mbak Suryanti menunjukkan beberapa batik buatannya dan 4 motif khas Gedangsari. Saya awalnya bingung, bagaimana bisa pisang dijadikan motif. Tetapi ternyata semua diluar dugaan saya. Pisang tersebut direpresentasikan dalam warna-warna batik yang soft dan sungguh elegan. Sekarang saya jadi tahu mengapa batik disini mempunyai nilai jual yang tinggi. Batik di 'Rokechi' sendiri dibandrol dengan harga sekitar 300-500 ribu rupiah. Pemesannya pun tidak hanya dari sekitar Jogja-Klaten saja, bahkan waktu saya berkunjung kesana Ibunya sedang nyanthing batik pesanan dari Bali. 

Tegalrejo : Batik dan Filosofi yang Berada di Setiap Goresannya

Batik Tegalrejo memilik 4 motif andalan. Ratuning Gedangsari, Ratuning Gedangsari 2, Pring Sedapur, dan Sekaring Gedangsari. Keempat motif tersebut memiliki sentuhan warna alam dan lembut. Selain motifnya yang khas, batik di Tegalrejo menggunakan pewarna alami. Semua motif tersebut terinspirasi dari tumbuh-tumbuhan yang ada disana.

Empat motif khas Gedangsari yang terinspirasi dari kekayaan alam Gedangsari seperti batik bermotif bambu, pisang, dan srikaya.
Ratuning Gedangsari terinspirasi dari tumbuhan Bambu, Srikaya, dan Pisang yang tumbuh di Gedangsari. Tanaman tersebut juga memberi sumberdaya untuk mewarnai kain batik Ratuning Gedangsari. Begitu juga dengan Ratuning Gedangsari 2. Yang membedakan keduanya hanyalah motif, corak, dan warna yang berbeda. Kalau motif Pring Sedapur lebih terlihat motif bambunya. Pring dalam bahasa jawa berarti bambu. Motif Pring Sedapur terinspirasi dari banyaknya rumpun bambu yang ada disana. Yang terakhir yaitu Sekaring Gedangsari yang terinspirasi dari keasrian desa tersebut dimana banyak sekali tumbuhan dan budaya yang menyatu. Keempat-empatnya sangat cantik. Berhasil memana mata siapa saja yang melihat keelokan motifnya.

Lebih dari motif batik, Batik Tegalrejo merupakan harmoni dari segala rupa yang ada disana. Alam dan manusia merupakan dua hal yang saling bergantungan dan membentuk keselarasan alam. Dengan melestrarikan alam dan memanfaatkan dengan baik artinya kita sudah menjadi manusia yang bertanggungjawab. Tumbuh-tumbuhan yang menginspirasi dan manusia yang menjadikannya sebuah karya lalu menjadikannya nilai ekonomi merupakan mutualisme dalam kehidupan. Batik tersebut lebih dari sekedar kain yang bergambar. Namun siapapun yang membeli dan memakainya telah memakai representasi dari desa tersebut dan membeli proses panjang dalam pembuatannya. Setiap goresannya mahal dan dalam prosesnya ada kontribusi Astra yang memiliki keinginan untuk menjadikan masyarakat KBA lebih maju lagi.

Bersama Astra, KBA Gedangsari Menggali Potensi Lewat Kolaborasi

Program Kampung Berseri astra merupakan program kolaborasi masyarakat dan PT Astra International TBK. Kolaborasi selalu menghasilkan hal-hal baru dan juga meringankan beban satu sama lain. Outcome yang diharapkan dari program ini adalah masyarakat benar-benar bisa meningkatkan kualitas hidupnya dengan menggali potensi yang dimilikinya. Layaknya manusia, ketika potensi kita dimanfaatkan dengan baik, maka kita adalah manusia terberdaya. Begitu pula dengan desa. Pemberdayaan potensi tersebut merupakan wujud kemanfaatan hidup.

Ibu Wagiyem sedang mencanting batik di Batik 'Rokechi'


KBA Gedangsari kini telah melebarkan sayapnya dengan membuat program-program untuk mengenalkan ke masyarakat luas. Salah satunya adalah "Family Trip Desa Wisata Budaya Gedangsari". Di program ini siapa saja bisa bergabung. Banyak hal yang ditawarkan di farmtrip ini. Dari mulai berwisata ke curug, menikmati olahan kuliner khas Gedangsari, sampai dengan mengikuti workshop membatik.

Desa Batik Tegalrejo merupakan salah satu alat untuk 'membatik' Kecamatan Gedangsari bersama Astra.
 Desa ini sudah indah, namun dicanthing dan diperindah kembali dengan kolaborasi. Bersama Astra Desa Tegalrejo akan menjadi desa yang lebih dari sekedar banyak pengrajin batiknya. Namun akan melangkah lebih jauh untuk menunjukkan betapa indahnya kekayaan alam perbatasan Gunungkidul dengan segala sumber dayanya. Desa Tegalrejo merupakan salah satu desa di Kecamatan Gedangsari yang bersama-sama membuat Gedangsari semakin merekah dan manis seperti namanya.

Info lebih lanjut 
Website : SATU-Indonesia
Instagram : @kba_gedangsari



_______________
Artikel 'Membatik' Desa Tegalrejo di Kecamatan Gedangsari Bersama Astra ditulis oleh Anisa Nuha dan diikutsertakan dalam Lomba Blog #DesaBatikTegalrejo

14 komentar

  1. Kalau melihat karya batik punya kita itu bener-bener subhanallah yaaa..selalu kagum sama pembuat batik di Indonesia pokoknya..

    BalasHapus
  2. seru banget ya main2 ke desa tegalrejo..seru sambil liat2 budaya membatik nya indonesia.

    BalasHapus
  3. Waah keren banget programnya, "Farmtrip Desa Wisata Budaya Gedangsari" Jadi pen ikut berwisata ke curug, menikmati olahan kuliner khas Gedangsari, daan mengikuti workshop membatik.
    Pertengahan tahun lalu aku lewat GedangSari, rumah mantan karyawan di kantorku tinggalnya di Pathuk juga, explore pasar di Pathuk

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wah ternyata satu kecamatan sama aku, Teh. Aku juga di Pathuk. Naik-naik ke puncak gunung ya teh rumahnya hehehehe

      Hapus
  4. Wahhh ini yg blog comperition itu yaa kak? Keren deh dah visit aja... aku muw ikutan gak pernah punya pengalaman sama sekali kesana jadinya bingung hahaha... good luck yaa kak nuha..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya soalnya cuma tetangga kecamatan teh hihi jadi ga jauh2 bgt dr rumah

      Hapus
  5. mashaa Allah aku tuh suka tertarik sama batik dan cara pembuatannya, yng aku kunjungin baru Cirebon jadi penasaran juga deh sama batik dan proses pembuatannya di berbagai daerah di tanah air tercinta ini

    BalasHapus
  6. Wah membatik, salah satu keinginan sejak dulu yang belom pernah kesampaian. Waopun sebenernya aku gak bisa gambar, tai kayaknya membatik ini asyik banget ya. Salut dengan Astra. Program-progamnya selalu keren.

    BalasHapus
  7. Mantabbb betuuul, waktu aku ke daerah Gunung Kidul yo ga sempet mampir e ke desa membatik ini. Padahal baguusss ya buat share kebermanfaatan

    BalasHapus
  8. Yaampun seru banget belajar membatik dan bisa liat secara langsung teknik-teknik membatik jadi pengen juga nih hehe

    BalasHapus
  9. Waaah asik ternyata di daerah jawa ada tempat membatik yg sekaligus bisa belajar dan melihat proses pembuatannya. Jadi ingin berkunjung kesanaa

    BalasHapus
  10. batiknya bagus banget sebuah wisata yang menyenangkan namun edukasi sekali

    BalasHapus
  11. Dari dulu penasaran sm membatik. Pgn liat lgsg proses nya. Btw semangat ya, semoga menang. Kamu jwaraaaaak 💜

    BalasHapus
  12. Pengalamannya sangat berharga sekali ya kak untuk pribadi, sekaligus buat para pembaca blog ini

    BalasHapus