No Chocolate, Give Me Novels !

Well, this year i'd gad to challenge myself to read book at least 2 books per month :D, itu juga kalo ga males hehehe

Akhir-akhir ini aku curious banget sama beberapa hal yang belum pernah aku selami sebelumnya. Filsafat, Sejarah Islam yang lebih mendalam, Perbandingan Agama, dan Sastra Inggris. Sebenarnya untuk filsafat sendiri karena aku kuliah di Ekonomi, jadi menurut aku Filosofi, Politik, dan Ekonomi adalah 3 hal yang saling berkorelasi. Inspirasi awalnya dari jurusan PPE yang ada di Oxford University dan karena itu aku bener-bener merasa kurang lengkap kalo belum tahu apa itu filsafat.

Untuk akhir tahun kemarin, aku belajar bahasa yang totally ackward tapi berseni banget, deh ! Aku banyak belajar gimana cara Ayah Pidi Baiq menyampaikan ceritanya, tata bahasanya yang well bisa dibilang ga tertata banget tapi sumpah bikin ketawa ngakak. Selain belajar dari buku, aku juga surfing dan bisa ngehabisin waktu seharian di rumah cuma buat nongkrongin youtube buat sekedar nonton talkshow atau tontonan-tontonan lainnya berjam-jam. 

Ada total 6 buku yang aku baca mulai awal 2016. Untuk akhir Januari 2016, aku mulai belajar bahasa dari Ayah Tere Liye. Dan satu yang membuat aku agak melankolis adalah novel duet dari Alanda Kariza dan Kevin Aditya yang berjudul Beats Apart yang berhasil membawa ke dunia yang bener-bener romantis, membawa kita dalam tangis, sekalian belajar Sastra Inggris. Hehe.  Kalau Om Darwis ini bahasanya nyessss bangetttt ! Dan mendalam. Disampaikan dengan cerita yang amazing dan moral value yang ingin disampaikan bener-bener sampe ke pembaca.
*Kalau kalian udah pernah nonton film Hafalan Surat Delisa, bisa tebak sendiri kan bagaimana dalamnya moral value yang ingin beliau sampaikan.

Kadang ketika sebuah film ditayangkan, ada sedikit kekecewaan. Karena visualisasi melalui film hanya sekedar melihat dan mengerti alur cerita, sedangkan di novel kita benar-benar dibawa terbang melalui kata-kata yang memikat. 

Kenapa sih bisa gila banget sama novel ? Kan cuma fiksi ?
Yash, tapi fiksi penuh dengan fantasi. Ga semua novel itu menurut kalian alay kok yang melulu galau atau cinta-cintaan aja. Beyond than that, some, even many novels inspire me well.

Hari ini aku bela-belain hunting novel Tere Liye dan mendalami dunia kepenulisannya dengan membaca dan melihat talkshownya di youtube.*meskipun sebelumnya udah sering baca novelnya, sayangnya cuma pinjem. yang ini bener bener milik sendiri heheh* Awesome banget. Konteks pulang yang berarti juga rindu ini disampaikan melalui pelajaran-pelajaran kehidupan yang ada di sekitar kita. 



Novel yang kedua ini adalah novel terjemahan pertama yang aku punya setelah sebelumnya cuma tahu namanya dari novel-novel Winna Efendi. Aslinya bahasanya beuraaat :D. Ya ga usah tanya, Mbah Paulo ini nulis buku dari udah lamaaaa banget dan udah menyabet beberapa penghargaan nasional maupun internasional. Buku yang paling populer adalah Pilgrimage. Sebenernya tadi pengen banget beli yang bener-bener original English, tapi tahu sendiri kan ya novel impor biasanya lebih mahal ;D. Ini mah lihat dari kantong mahasiswa aja.

Paulo Coelho ini adalah penulis dari Brazil yang karyanya sudah diadaptasi ke puluhan bahasa, Keren, yah !! 






Masih ada list-list buku yang aku pengen, tapi ini mungkin bakal bikin puasa jajan beberapa hari :')

1. Thirty One Guys Thirty One Lessons 'Discovering The Meaning Of Love' - Maeya Zee

2. History Of Religion - Allan Menzies

3.Diary Cinta Sally - @momalula

4. Agama-Agama Manusia - Huston Smith

5. Rindu - Tere Liye

And many more that make me 'ngeces' !

xoxo,
Nisa

didalam kamar, sambil dengerin Om Tere Liye ceramah di Youtube 



You Might Also Like

2 komentar